31 Mar 2017

Cinta Sempurna Part 2

Kejadian yang saya alami saat menjelang sholat duhur tersebut membuat saya kepikiran. Pernah sih jatuh cinta sebelumnya, namun yang ini kok berbeda ya.

Mungkin karena anaknya pendiam tapi mengerikan, dia tomboi dia lebih menakutkan daripada laki-laki berandalan di sekolah.

Kalau laki-laki di sekolah yang sangar sangar itu mereka memang tidak ada diamnya, ribut disana dan disini. sehingga ditakuti anak-anak culun di sekolah.

Tapi gadis satu ini ditakutin karena sikap diamnya, apa lagi hobinya main basket tanding dengan laki-laki. Yang saya tahu anak tomboi itu bergaul dengan laki-laki, tertawa terbahak-bahak dengan laki-laki, curhat juga dengan laki-laki, dan bergaya laki-laki. Jadi bisa ditebak si tomboi ini begini, tomboi itu begini. Jadi tidak ada yang spesial karena sudah ketebak. Tapi anak ini berbeda. Sangat berbeda. Sekali lagi SANGAT BERBEDA.

Kenapa berbeda, dia bagaikan Silent Killer kalau menurut saya. Waduh ngeri juga. Iya dia pendiam dari luar, tapi kalau beraksi seperti main basket laki-laki pun dilawan, dia pendiam tapi kalau laki-laki cari masalah atau meremehkannya atau cari masalah dengannya siap-siap saja tendangan Mae Geri dan Yoko Geri tepat di kepala
mungkin seperti itu. Hehehe

Lebai tidak kata-kata saya, lumayan lah.

Maaf ya sobat lambat update lanjutan ceritanya semenjak Part 1 ditulis update ceritanya menunggu waktu senggang.

Oke lanjut.

Setelah kejadian itu saya, seakan merasa jatuh cinta loh sobat. Entah susah sekali menjelaskan dan jujur dengan diri sendiri bahwa saya jatuh cinta dengan anak tomboi itu, jatuh cinta kepadanya. Iya jatuh hati padanya. mau menjelaskan bagaimana lagi. pokoknya dia. dia dia dia. Perempuan berkelakuan laki-laki itu. mau anak basket atau anak karate atau anak atletik kah. pokoknya dia.

Ya Allah. Rasanya kenyataan ini berat bagiku. Wajahnya terngiang-ngiang, gaya jalannya, senyumnya, cara dia melirik, sikap cueknya dia, cara dia bermain dengan teman-temannya. cara dia bermain dengan teman-teman ku. semua terbayang-bayang. Makan tidak enak karena lauknya habis, tidur tidak nyenyak karena banyak nyamuk. Tersiksa rasanya hati ini. Ingin di ungkapkan tapi rasanya ini perasaan yang tidak penting karena lebih penting belajar..

Saya siapa, dia siapa, kenal saja dengan saya tidak. Apa lagi mau menyatakan isi hati. widih gila kali ya. hehee

Tapi saya tetap menjaga jati diri sebagai seorang remaja yang sedang belajar menuntut ilmu. Apa lagi pesan ibu selalu menancap di kepala. Jangan pacaran nak. Jangan pacaran sayang, belajar yang benar. Akhirnya saya tidak ada niat untuk menyatakan perasaan kepadanya.

Hari-hari berlalu, hanya memendam rasa.
ketika bel istirahat berbunyi bergegas ke beranda masjid, kali ini saya sudah tidak sholat dhuha lagi. sudah terkontaminasi siksaan cinta yang menjelma dalam jeritan jiwa. Duduk di beranda masjid, berharap dia lewat. Siapa yang lewat. dia. dia. dia.

Paham betul kalau jam istirahat dia belanja ke kantin mana dengan genk kelompoknya, kadang juga saya belanja ke kantin itu. walau hanya beli permen. Tapi tujuannya memandang wajahnya, mencari energi dari senyum yang memancar diantar kedua pipinya. Energi langsung full. Kembali ke kelas melayang-layang, bernyanyi sendiri walau tidak hafal liriknya. Ya Allah apakah saya sedang menjadi orang gila.

Kadang di dalam hati berbicara sendiri. Ya Tuhan apakah ini disebut Gangguan Jiwa. diri hamba seperti orang gila Ya Tuhan. Hari-hari seperti ini sungguh sangat menyakitkan. Hanya hamba dan Engkau Ya Tuhan yang tahu perasaan ini. hiks hiks..

Hamba seperti orang gila, belajar jadi tidak jelas begini, ke sekolah tidak jelas tujuanya sama sekali. Hubungan sosial dengan teman-teman juga menjadi renggang. Sambil mengelus dada sepertinya mau nangis. Ya Allah apakah dia tahu kalau hamba mengaguminya, apakah dia tahu kalau selama ini hamba menjadi pemuja rahasianya, Ya Tuhan Apakah dia tahu kalau selama ini hamba tersiksa ingin mengatakan. "Hai nama panggilanku Arra, bolehkah kita berkenalan"
kemudian berharap dia mengatakan balasan dari pertanyaanku, "Hai Arra, senang berkenalan dengan mu, sepertinya kamu anak baik ya Arra, tahu tidak Arra selama ini aku mengagumimu"..,

Bangun bangun bangun.., woi woi...

AAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa............., Pengen nangis rasanya....

Cinta ini menggelisahkan aku, membuat aku gila. Cinta ini membodohkan aku, menutup akal sehatku.

Terkadang saat kelas mereka jam pelajaran Penjaskes. Saya izin ke kamar kecil dengan guru padahal maksudnya ingin lihat dia bermain atau berolahraga di lapangan sekolah. Duduk di bawah pohon, memandang dia bermain bola basket dengan teman-temannya. Dia tersenyum, saya pun tersenyum, sekali dia memandangku. Waduh.., dada ini sesak, detak jantung tidak karuan. jadi salah tingkah, Langsung noleh ke kanan, ke kiri buang wajah tidak tahu malu. "Ya Allah dia memandangku, apakah dia merasakan hal yang sama Ya Allah".., Tidak kuat rasanya tapi benar-benar membingungkan kenapa saya jadi seperti itu.

Continue.

43 komentar:

  1. masih mengkhayal ya, langsung ungkapin buruan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Santai master,,
      Jangan terburu-buru nanti jadi panik, gugup loh..

      Hapus
  2. Santai master,,
    Jangan terburu-buru nanti jadi panik, gugup loh..

    BalasHapus
  3. Ah cinta, semua organ tubuh terasa ingin mengatakannya. Tapi cinta tidak harus diungkapkan, tatap mata saja sudah mengisyaratkan bahwa ada rasa cinta.
    Gugup dan grogi, sendi gilu jika berpandang wajah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sendi ngilu saat bertatapan itu bgaimna master, kaya nyeri sendi saat cidera gitu kah,, jadi tidak bisa berdiri tegak,,
      hehehee

      Hapus
  4. Cinta oh cinta, jika sudah melada hati entah berentah rasanya. Bahkan kopi hitam saja berubah rasa kopi latte. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asiiik pecinta kopi telah hadir menikmati sepenggal kisah ini,,
      bagi dong kopinya..,

      Hapus
  5. Semoga dia merasakan hal yang sama, mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya tidak tau apakah dia merasakan hal yang sama, sepertinya tidak deh,,
      saya hanya butiran debu bagi dirinya,, sediiih..

      Hapus
  6. cinta itu membingungkan mas... bahkan karena bingungnya, kita bisa jadi buta oleh cinta... Hato hati mas... jaga hati jaga pikiran... belajar nomor 1.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu dia cobaan terberatnya, kalau sudah tau catuh cinta,, peajaran jadi tidak konsen banget.,
      aseeek..

      Hapus
  7. wah, kayanya dia sudah sadar sedang di pantau . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kayaknya dia sadar dipantau, tapi yang pantau orang biasa aja,,
      dia sadar dipantau tapi tidak sadar dicintai.,, hehee

      Hapus
  8. Tapi anak tomboi itu unik. Nggak bnyk ribet kayak perempuan yang "perempuan" banget... Ibaratnya dibawa ke semua medan oke2 aja, nggak bnyk ngeluh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar sekali,,
      anak tomboi itu unik,, raga wanita tapi keberanian pria,,
      spesial pokoknya..

      Hapus
  9. Ah, itulah cinta.. Ia ditakdirkan jadi kata tanpa benda. Ibarat angin, kau tak dapat melihat wujudnya, tapi kau dapat merasakannya. Abadi lah kisah romeo dan juliet karena kisah cintanya. Abadilah taj mahal karena ada kisah cinta dibalik kemegahannya. Ah, dasar cinta. Kenapa tidak ada benda yang dapat mendeskripsikan rumitnya ia?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sungguh rumit, seperti jaringan saraf manusia yang tidak bisa dilihat namun sangat penting bagi kinerja tubuh manusia dan sel sel penting lainnya,,
      Entah kenapa sungguh tersiksa karna perasaan yang seperti ini,, hiks hiks..

      Hapus
  10. Cinta datang dengan senyuman dan pulang tinggalkan tangisan wkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah sadis banget dibaca,, jangan juga sampai begitu ah,,
      aksihan banget kalau meninggalkan tangisan,, smoga meninggalkan kenangan indah..,

      Hapus
  11. cinta berupaya buat sesiapa saja jadi hebat!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget,, cinta membuat seseorang menjadi tidak berbatas,, ajiiib...

      Hapus
  12. Kalau lagi jatuh cinta rasanya memang deg-degan tapi seru ya, hehehe. Ditunggu lanjutan ceritanya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. DEg degan banget mbak,, entah mengerikan banget rasa itu,,
      takut tapi berani, sedih tapi bahagia.,, pokonya begitulah..

      Hapus
  13. He..he..
    Seperti pepatah seorang pujangga zaman dahulu kala yang bernama "Cuk Pat Kay" berkata : "Begitulah cinta, penderitaannya sungguh tiada akhir" 😅

    Siang jadi malam, malam jadi siang, makan tak enak, tidur tidak nyenyak semua berfokus hanya untuk orang yang kita cinta 😂

    Ah...! Rasanya ingin kubunuh saja dirimu agar tidak selalu menggagu tidurku, merobek semua imajinasiku yang seharusnya bebas, dan ternyata semua itu tidak mungkin!!

    Karena disetiap apa yang kulihat engkau selalu hadir, bahkan dalam buliran tetesan air hujan!

    Ah...! Aku selalu teringat dirimu..dirimu dan dirimu.. 😅

    Saran ane ngopi dulu biar gak' tegang he..he.. ☕ 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah saran yang bagus mas,,
      sudah terlanjur tegang nih bagaimna, masih bisa kah ngopi kalau sudah terlanjur tegang,, hehehee
      kpinya habis lagi., hehee

      Hapus
  14. Wah sampe ijin segala ya, Mas. Semiliar angin gak tuh dibawah pohonnya. Wah gimana itu rasanya ya, pasti dag dig dug pas dia lihat terus tersenyum.. ihirrr..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga tau juga kenapa saat itu saya sampai izin ya,,
      padahal kalau ketahuan guru bahaya banget loh, heheheee

      Hapus
  15. Jadi inget jaman sekolah dulu.. Sering ngintipin seseorang yg aku suka. Aku dulu suka banget kalau lihat dia pas lagi latihan karate.. Hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga begitu tapi pas main basket doang pak,,
      ga enak juga nanti kalau ada teman yang tau saya di bully lagi, hancur lah hati saya pak,,

      Hapus
  16. Langsung berimajinasi saya. 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berimajinasi bagaimana pak,,
      wah jangan berimajinasi macam-macam pak bahaya..

      Hapus
  17. Part 3 belum terbit lagi, mas? Tapi tak apalah saya baca ulang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak masih proses nih,,
      sabar ya,, terimakasih banyak sudah berkunjung...

      Hapus
  18. wahhh mas, jangan sampai gila karena cinta >.<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah mbak lambat kasih taunya,,
      Sudah terlanjur gila mbak karena cinta,,
      ga bisa dihindari jatuh hati itu membuat segalanya berubah..

      Hapus
  19. Wah mantab ceritanya, apalagi baca sembari makan nasi goreng mak noel malah sip bos

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asssiiiiik,,, enak banget pokoknya bro,,
      namanya makan nasi goreng ya pasti enak banget bro..

      Hapus
  20. Gara-gara anak tomboy, sampai lupa nulis artikel baru. YA itulah cinta kadang inginnya melamun dan membayangkan saja. Boro-boro nulis, mandi saja belum tentu mau :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahahaa,, apa lagi memang malas mandi ya mas bro,, boro-boro mandi, ke tempat air aja malas ya..

      Hapus
  21. Kisah yang begitu menarik Sob, kita tunggu kelanjutannya... Salam bLogger :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. OKe sob,, trimakasih banyak..,

      Hapus
  22. eh ini sudah april lho bang ayo update :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iya,, lupa,, maaf ya...,

      heheee

      Hapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...